Loading…

Di Luar Topik

. Komputer server diganti dengan yang baru. Tampak lebih kuat, namun tetap saja terasa aneh. Yah…, semua hal yang masih baru memang tampak terlalu halus dan tanpa dosa. Tapi kenyataan itu justru membuat barang-barang tersebut menjadi tampak belum berpengalaman dan tidak tahan banting kupikir. Pada intinya, setelah begitu lama menunggu, sejak pertama Aku mulai bekerja di sini, . Desas-desus tentang kegaharan Pusat Layanan Internet Kecamatan ini menjadi tidak lagi se-“wah” seperti apa yang kita semua bayangkan sebelum ini. Dan lagipula, para teknisi yang menangani semua proses instalasi juga tidak tampak serius menghadapi pekerjaan mereka. Aura-aura pada sikap mereka terlalu labil dan atau apalah istilahnya. Aku tidak tahu.

Linux

Lupakan. Ini bukan soal manusia lagi. Ini soal Linux. Kenapa Linux begitu berkedip? Aku tidak mengerti. Sangat masuk akal ketika mereka mengatakan bahwa diperkirakan 80% PLIK seluruh Jawa Tengah telah mengganti sistem operasi mereka ke Windows. Blup!!
Seperti apa yang mereka katakan? Kupikir tidak lagi sepenuhnya seperti yang mereka katakan. Kali ini akan kualihkan pikiran kalian menuju sudut pandang lain. Mereka begitu terbahak mengatakan dengan dahsyat bahwa sebagian besar rakyat Indonesia telah melanggar peraturan pemerintah soal standar Sistem Operasi Linux dan kemudian diam-diam mengantinya dengan Windows. Kupikir itu masuk akal jika Aku mengambilnya dari sudut pandang keselamatan usaha dan masa depan perangkat.
Kita ambil satu contoh sederhana: Suatu saat Anda melihat seorang pria gendut terdampar di pinggir pantai. Saat itu Anda berpikir untuk segera menyelamatkannya. Masalahnya adalah, hanya ada dua cara untuk menyadarkannya dari pingsan atau apalah itu yang membuatnya terlihat seperti ikan paus wafat di hari persembahan.
Pilihan pertama: berikan nafas buatan.
Pilihan ke dua: injak perutnya.

Jika dipikir-pikir kembali, menurut Anda, apakah kedua metode tersebut merupakan hal yang tidak melanggar peraturan? Mencium seorang pria gendut di pinggir pantai, dan atau menginjak perut seorang pria gendut? Kita tahu bahwa itu adalah perbuatan yang melanggar peraturan umat manusia di muka bumi ini, namun mau tidak mau kita harus melakukannya demi keselamatan spesies mamalia, khususnya ikan paus yang hampir punah yang kini tepat berada di hadapan kita.

Hal yang sama juga terjadi pada standarisasi pemerintah. Bukankah masuk akal ketika sekelompok kontributor (sebut saja begitu) mengubah sedikit standar pemerintah demi menyelamatkan aset dan masa depan kita semua. Saya setuju jika kita melakukan itu untuk kebaikan bersama. Tapi di sini muncul satu lagi permasalahan: Masalahnya, kita semua memakai sistem operasi duplikat Windows tak terregistrasi (alias: bajakan).
Untuk yang satu ini Aku tidak bisa mengacungkan jempol kepada para pelanggar peraturan. Tapi Aku tidak bisa melakukan apa-apa. Ini semua bukan keputusanku. Dan lagipula, Aku juga merasa tidak enak hati dengan Linus Torvalds yang telah bersukarela menggratiskan sistem operasi hasil pengembangannya. Tapi Aku mohon kepada Saudara Linus Torvalds, Sistem Operasi Anda masih sedikit berkedip. Saya tidak tahu kenapa.

Huh… semakin lama cerita di dalam buku ini semakin jelek saja. Tidak terjalin lurus dengan cerita-cerita sebelumnya seperti apa yang Aku harapkan selama ini. Menulis cerita yang indah saja dan penuh imajinasi. Ya, itu adalah harapan terbesar semenjak pertama kuputuskan untuk menulis di buku ini. Namun saat kusadari bahwa Aku kini tengah berada di dunia nyata, Aku mengerti bahwa Aku tidak akan pernah bisa menyaring apa yang seharusnya kutulis. Semuanya terasa begitu aneh dan kuharap Aku bisa memisahkan mana cerita yang harus kutulis dan mana cerita yang harus kutelan. Atau… Aku behenti menulis saja ya?
Masih banyak pendapat yang ingin kutuliskan di sini, tapi kupikir ini semua terlalu nyata dan tampak tidak menusuk ke dalam hati seperti biasanya. Meski agak norak, namun dahsyat dan seksi. Menusuk, seperti pedang rajawali bermata ganteng.
Kisah hari ini: JELLEEEEEEEKKKKKKK!!!!!!!!!

8 Januari 2012

1 Komentar:

  1. untuk karakter seperti diri kau, mungkin akan menjodoh jika lebih akrab dengan Linux Mint, kalem banget..
    atau malah nanti lebih naksir ke puppy

    yang jelas di indonesia, blankOn sedang gencar seminar dimana2..

    BalasHapus
Top