Tentang

Magelang, 27 Agustus 2016 jam 09:46:21

Nama Saya Taufik Nurrohman. Ibu Saya bilang Saya lahir di Banyumas pada tanggal 21 April 1992 yang lalu. Itu artinya usia Saya sekarang sudah 25 tahun. Sudah tua sebenarnya, tapi orang-orang masih tetap memperlakukan Saya seperti anak muda. Melihat dari banyaknya tulisan yang telah Saya buat sepanjang 9 tahun ini, sudah dapat dipastikan bahwa Saya benar-benar setres.

Mengenai orang-orang yang terlihat di dalam foto ini, Saya ingin sekali menyebutkannya satu per satu sebelum Saya melupakan semuanya, karena sayang sekali Saya sudah lupa dengan nama ketiga orang perawat yang duduk di hadapan Saya. Dari kiri ke kanan, satu per satu namanya adalah Ayu Setiani (kelas A), Isty Nuraeni (kelas A), Aulia Mifdha (kelas A), Taufik Nurrohman (Saya, kelas B), dan Muhammad Aminudin (kelas B).

Versi Lama: 2014

Sebelum membaca jurnal-jurnal Saya lebih jauh lagi, Saya harap Anda bisa lebih terbuka dalam menanggapi tulisan-tulisan Saya, karena beberapa jurnal yang telah Saya tuliskan di masa lalu Saya mungkin akan membuat Anda cukup kaget dan kemudian memutuskan untuk mengambil kesimpulan bahwa Saya adalah seseorang yang tidak beres.

Setiap orang berubah seiring waktu, dan apa yang Anda pikir mengherankan dalam diri Saya mungkin adalah sama persis dengan apa yang Saya pahami saat itu. Tapi Anda tidak perlu khawatir, karena kemungkinan besar itu tidak terjadi lagi pada diri Saya yang sekarang. Saya memang sengaja tidak mengganti dan/atau memperbaiki kalimat-kalimat Saya yang telah Saya tuliskan dalam jurnal-jurnal di masa lalu Saya. Saya hanya melakukan perbaikan dalam hal-hal yang bersifat teknis saja seperti kesalahan ketik dan eja (pun jika memang sangat diperlukan). Saya juga sama sekali tidak memiliki niatan untuk menghapusnya. Saya pikir, ini adalah dokumentasi proses pendewasaan Saya yang bagus. Saya bahkan tidak menyangka pernah menuliskan kalimat-kalimat se-lugu ini.

Jurnal agaknya telah menjadi media yang sangat tepat untuk perkembangan kepribadian Saya, dan terutama, yang telah menyelamatkan hidup Saya.

Saya mengakui semua yang telah Saya tuliskan dan Saya tidak akan merasa malu karenanya. Keputusan Anda untuk membaca adalah keputusan Anda, dan jika tulisan-tulisan Saya di masa lalu ternyata dapat membuat Anda kemudian membenci Saya, itu tidak masalah bagi Saya. Karena ketika Saya memutuskan untuk membenci Anda, Saya juga tidak akan segan-segan. Saya merasa bangga dengan keputusan-keputusan yang telah Saya ambil dan Saya tidak akan menyesali semua itu. Dan Saya yakin Anda juga pasti mempunyai alasan yang masuk akal untuk tidak menyukai Saya. Melalui jurnal ini, Saya harap Saya bisa membagikan sedikit pengalaman hidup Saya kepada Anda, tidak peduli apakah ini semua akan berguna atau tidak bagi Anda, itu tidak masalah.

Saya harap Anda bersedia untuk membagikan pengalaman-pengalaman yang pernah Anda lalui kepada Saya ketika Anda merasa memiliki pengalaman yang sama setelah membaca beberapa jurnal dalam dokumen ini. Karena saat ini, Saya mungkin sedang berada dalam keadaan yang serba bingung dan serba tidak tahu apa-apa. Saya sangat membutuhkan bimbingan-bimbingan dari Anda, dan Saya harap tanggapan-tanggapan yang Anda berikan kepada Saya nantinya akan dapat membantu Saya untuk berkembang menjadi orang yang lebih baik lagi.

Terima kasih sudah membaca.